Prototipe Penstabil Posisi dan Jarak Kalibrasi Termimeter Inframerah dengan Standar Blackbody Source

Putri, Risma Meutia and Ardiansyah, Afrizal (2021) Prototipe Penstabil Posisi dan Jarak Kalibrasi Termimeter Inframerah dengan Standar Blackbody Source. Diploma thesis, Akademi Metrologi dan Instrumentasi.

[thumbnail of Risma Meutia Putri dan Afrizal Ardiansyah.pdf] Text
Risma Meutia Putri dan Afrizal Ardiansyah.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Termometer Inframerah merupakan termometer berjenis non-kontak yang merupakan salah satu alat ukur yang memiliki kemampuan untuk mendeteksi temperatur secara optik (selama objek diamati), radiasi energi sinar inframerah diukur dan digambarkan dalam bentuk suhu. Termometer Inframerah menggunakan metode pengukuran suhu. Sebagai salah satu alat ukur suhu menjadikan Termometer Inframerah wajib dilakukan kalibrasi secara berkala. Salah satu pengujian yang dapat dilakukan adalah dengan metode membandingkan pembacaan suhu dari Termometer Inframerah terhadap Blackbody Source. Seiring perkembangan zaman melakukan kalibrasi dipermudah dengan menggunakan slider agar nantinya semakin mempercepat pengujian, lebih akurat dan lebih memberikan dampak positif. Calibration Measurement Capability (CMC) adalah kemampuan terbaik hasil kalibrasi yang dimiliki oleh Laboratorium Kalibrasi yang direpresentasikan dengan nilai Ketidakpastian pada tingkat kepercayaan 95% (U95). Semakin kecil nilai CMC maka kalibrasi yang dilakukan oleh laboratorium kalibrasi menjadi lebih baik. Kalibrasi yang dilakukan secara manual kurang stabil dalam posisi dan jarak sehingga mengurangi nilai akurasi dan nilai CMC lebih besar. Dengan memanfaatkan mikrokontroler, rangka slider, dan penggerak motor stepper dan kemudian perintah menggunakan bahasa Ardiuno IDE dengan memanfaatkan sensor ultrasonik HC- SR04 maka penelitian ini merancang Prototipe Penstabil Posisi Dan Jarak Kalibrasi Termometer Inframerah Dengan Standar Blackbody Source. Panjang rangka yang bisa digunakan adalah 80 cm. Termometer Inframerah yang digunakan memiliki Distance to Spot Size Ratio (D:S) 1:8 dan 1:12. Pada saat pengujian dilakukan 10 kali pengulangan pada titik ukur 0⁰C, 20⁰C, 40⁰C, 60⁰C, 80 ⁰C yang merupakan kapasitas pengukuran yang dimilili alat standar Blackbody Source yaitu (0-80) ⁰C . Hasil pengujian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa nilai akurasi menggunakan prototipe lebih baik karena nilai koreksi lebih kecil yaitu -3,77 ⁰C dibandingkan dengan secara manual yaitu -4,02 ⁰C. Hal ini disebabkan karena nilai ulangan pengukuran menggunakan prototipe lebih stabil dan presisi sehingga nilai koreksi menjadi lebih kecil. Selain itu, data hasil pengujian kalibrasi termometer industri secara manual memiliki nilai ketidakpastian (U95) yaitu 0,095 sedangkan data hasil pengujian kalibrasi menggunakan prototipe didapatkan nilai ketidakpastian (U95) terkecil yaitu 0,093. Sehingga nilai ketidakpastian (U95) prototipe lebih kecil dari nilai ketidakpastian (U95) manual. Maka dapat disimpulkan prototipe ini membantu kestabilan dan posisi saat kalibrasi.

Kata kunci : Termometer Inframerah, Blackbody Source, motor stepper, Arduino

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: I Intrumentation
M Metrology
TA Tugas Akhir
Depositing User: Mega I
Date Deposited: 06 Sep 2022 10:34
Last Modified: 06 Sep 2022 10:34
URI: http://repo.akmet.ac.id/id/eprint/48

Actions (login required)

View Item
View Item