Prototipe Smart Inland Aquaculture uji suhu dan pH untuk benih gurami (Osphronemus Goramy, LAC) berbasis mikrokontroler

Rahayu, Sri and Akbar, Muhammad Ghani (2021) Prototipe Smart Inland Aquaculture uji suhu dan pH untuk benih gurami (Osphronemus Goramy, LAC) berbasis mikrokontroler. Diploma thesis, Akademi Metrologi dan Instrumentasi.

[thumbnail of Sri Rahayu dan Muhammad Ghani Akbar.pdf] Text
Sri Rahayu dan Muhammad Ghani Akbar.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Ikan gurami merupakan ikan asli perairan Indonesia yang sudah menyebar ke wilayah Asia Tenggara. Ikan gurami diminati oleh petani budidaya karena memiliki harga jual yang tinggi sehingga dapat meningkatkan pendapatan para petani ikan. Pertumbuhan benih ikan gurami memiliki peran penting dalam keberhasilan budidaya, namun seringkali terjadi kendala dalam proses budidaya yang mengakibatkan ketersediaan benih ikan gurami berkurang. Kendala tersebut disebabkan oleh beberapa faktor eksternal pada air, seperti suhu air dan pH air. Jika suhu air mengalami penurunan yang signifikan, maka akan mengurangi imunitas benih ikan gurami. Sedangkan kenaikan suhu air yang signifikan akan mempermudah benih ikan gurami terinfeksi oleh bakteri.
Untuk mengoptimalkan pertumbuhan benih ikan gurami tersebut maka akan dibuat prototipe Smart Inland Aquaculture. Prototipe ini dapat melakukan pengukuran, pengontrolan dan monitoring kualitas air yang digunakan untuk budidaya ikan gurami, mulai dari pengukuran suhu air menggunakan sensor suhu DS18B20 dan pengukuran pH air menggunakan sensor pH E201- BNC. Pengontrolan suhu dilakukan jika nilai suhu air lebih dari 30°C, maka peltier cooler aktif dan mendinginkan air sampai ke rentang pengukuran yang ditentukan. Apabila suhu air kurang dari 25°C, maka peltier heater aktif dan memanaskan air sampai ke rentang pengukuran yang ditentukan. Sedangkan untuk pengontrolan pH dilakukan oleh pompa DC. Apabila pH air yang terukur kurang dari 6,5, maka pompa yang akan mengalirkan cairan pH up aktif sehingga menaikkan nilai pH sampai rentang yang telah ditentukan. Apabila nilai pH yang terukur lebih dari 8,5, maka pompa yang akan mengalirkan cairan pH down aktif sehingga menurunkan nilai pH sampai rentang yang telah ditentukan. Seluruh hasil proses pengontrolan akan ditampilkan melalui LCD 16x2 dan tersimpan pada SD card. Hasil kalibrasi sensor suhu pada rentang 25°C - 30°C menghasilkan ketidakpastian baku gabungan sebesar 1°C dan ketidakpastian bentangan 1°C. Nilai kesalahan 0% pada rentang 25°C - 30°C. Hasil pengujian pengontrol suhu didapatkan waktu yang dibutuhkan untuk menaikkan dan menurunkan suhu 1˚C adalah 2 menit. Hasil pengujian sensor pH menghasilkan kesalahan 4,89% pada pH 4,01; 2,91% pada pH 6,86; dan 2,93% pada pH 9,18. Pada prototipe ini debit pompa pengontrol pH yang dialirkan adalah 40 ml/detik. Pengujian homogenitas suhu didapatkan fluktuasi maksimal sebesar 0,9 dan variansi maksimal sebesar 0,9. Hasil pengujian keseluruhan prototipe pada pagi, siang, sore dan malam hari menunjukkan suhu air dan pH air dapat terkondisikan sesuai set point.

Kata kunci: Ikan gurami, Smart Inland Aquaculture, Pengukuran Suhu dan pH, Pengontrolan Suhu dan pH.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: I Intrumentation
M Metrology
TA Tugas Akhir
Depositing User: Mega I
Date Deposited: 06 Sep 2022 10:44
Last Modified: 06 Sep 2022 10:44
URI: http://repo.akmet.ac.id/id/eprint/61

Actions (login required)

View Item
View Item