Pengukuran Luas Lingkaran dalam Silinder Tegak Dengan Menggunakan Sensor ultrasonik dan Merode Segi Banyak pada Delapan Titik Pengukuran

Salsabiila, Annisa and Widyasti, Rima (2019) Pengukuran Luas Lingkaran dalam Silinder Tegak Dengan Menggunakan Sensor ultrasonik dan Merode Segi Banyak pada Delapan Titik Pengukuran. Diploma thesis, Akademi Metrologi dan Instrumentasi.

[thumbnail of Annisa (A016048) - Rima (A016054).pdf] Text
Annisa (A016048) - Rima (A016054).pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Proses pengukuran volume dari Tangki Ukur Silinder Tegak atau TUTSIT di lapangan masih banyak yang dilakukan secara manual baik dalam menggunakan alat dalam pengukuran maupun dalam pencatatan. Hal tersebut berdampak pada waktu pengukuran yang cukup lama dan biaya yang diperlukan dalam pengukuran tersebut.
Secara matematis, volume silinder dapat diketahui jika ukuran luas alas silinder berupa lingkaran dan tinggi silinder telah diketahui. Tujuan penulisan proyek akhir ini adalah untuk merancang prototipe alat ukur yang berfungsi untuk mengukur luas lingkaran dalam silinder tegak secara otomatis menggunakan sensor ultrasonik HC-SR04 berbasis Arduino yang portable. Dengan adanya otomatisasi pengukuran luas lingkaran dalam, pengukuran volume TUTSIT akan lebih cepat dan mudah. Sistem alat ukur luas lingkaran dalam TUTSIT dirancang menggunakan sensor ultrasonik dan modul mikrokontroler Arduino Mega. Motor stepper digunakan untuk membantu sensor ultrasonik berputar setiap 45°. Gunanya adalah agar sensor dapat mengukur jari-jari lingkaran dalam dari titik tengah lingkaran ke delapan titik pengukuran di dinding silinder. Selain itu, hasil pengukuran ditampilkan pada layar LCD I2C 20x4 dan datanya disimpan dalam MicroSD.
Berdasarkan hasil pengujian, prototipe dapat berfungsi dengan baik. Pengujian tersebut dilakukan baik ketika sensor ultrasonik dipasang secara vertikal maupun horizontal dan rata-rata suhu dan kelembaban sebesar 280C dan 65%. Secara umum, daerah ukur sensor adalah sama dan meningkat nilainya seiring bertambahnya jarak antara sensor dengan objek ukur baik pada sumbu-x maupun sumbu-y dengan nilai y = 0.9664x + 1.0455 dengan nilai R2 sebesar 99,98%. Untuk uji histerisis, pada jarak 0-100 cm nilai perbedaan terbesar pada uji terjadi pada 0 cm yaitu 2 cm. Pada pengujian kemampuan putar dengan kelipatan 45o, prototipe dapat berputar dengan sudut yang diinginkan dan menunjukkan jarak sesuai dengan jarak yang telah ditentukan. Untuk objek ukur berupa silinder tegak, penunjukan luas lingkaran dalam dari prototipe menampilkan kesalahan sebesar -7,66% dengan nilai presisi 100%. Untuk objek ukur berupa lingkaran berdinding tegak aluminium, kesalahan penujukan luas lingkaran dari prototipe adalah sebesar -7,66% dengan nilai presisi 100%. Untuk pengujian toples berbentuk kerucut terpancung kesalahan penunjukan luas lingkaran dari prototipe pada ketinggian 15 cm dan 21 cm kesalahan penunjukan prototipe berturut-turut 35,32% dan 16,2% dengan nilai presisi keduanya adalah 100%.

Kata kunci: TUTSIT, Luas Lingkaran, Arduino, Ultrasonik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: I Intrumentation
M Metrology
TA Tugas Akhir
Depositing User: Mega I
Date Deposited: 13 Sep 2022 01:45
Last Modified: 13 Sep 2022 01:45
URI: http://repo.akmet.ac.id/id/eprint/69

Actions (login required)

View Item
View Item